Api menyala lagi
Li Yang tiba-tiba kembali ke sepuluh tahun yang lalu. Mengingat dirinya dulu dikhianati oleh adiknya, Li Qingliu, dia memutuskan untuk membalas dendam kali ini. Tanpa ragu, dia menerima pacar yang dikirim oleh Li Qingliu. Begitu tahu hal ini, Li Qingliu marah besar dan datang mencari Li Yang untuk mengkonfrontasinya. Namun, malah Li Qingliu yang dipukuli habis-habisan oleh Li Yang, sekaligus rahasia tentang dirinya sebagai anak haram terbongkar. Li Qingliu naik pitam dan menyerang Li Yang, tapi Meng Wan datang menghentikan mereka dan berpihak pada Li Qingliu. Li Yang pun mulai menyimpan dendam terhadap Meng Wan dan sengaja menggoda wanita itu. Dia juga tahu bahwa dalam rapat dewan berikutnya, Li Qingliu akan bersaing dengannya untuk menjadi pewaris. Jadi, dia menyuruh bawahannya mengirim hadiah kepada Zhao Lifeng. Di rapat dewan, para pemegang saham memilih Li Qingliu sebagai pewaris dan menuduh Li Yang sebagai pemabuk yang hanya menghamburkan uang tanpa kontribusi apa pun. Mereka bahkan menuntut pencopotannya. Saat Li Yang hampir dipecat, dia tiba-tiba muncul di ruang rapat. Orang-orang kembali mengecamnya karena dianggap tidak bertanggung jawab dan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Li Qingliu pun memanfaatkan momen ini untuk menyatakan bahwa Li Yang tidak layak menjadi pemimpin. Li Zhengguo kemudian mengungkapkan krisis yang sedang dihadapi perusahaan. Semua ini sudah diperkirakan oleh Li Yang. Li Qingliu menantang Li Yang untuk menyelesaikan masalah tersebut di tempat. Tanpa ragu, Li Yang menyombongkan diri bahwa dia bisa memanggil Zhao Lifeng dengan satu panggilan telepon. Semua orang mengira Li Yang hanya besar mulut dan menertawakannya. Bahkan, mereka mulai bertaruh melawannya dan berbondong-bondong beralih mendukung Li Qingliu. Li Zhengguo yang sudah kehilangan harapan pada Li Yang akhirnya memutuskan untuk mencopotnya. Namun, tepat saat itu, Zhao Lifeng muncul! Semua orang terkejut. Mereka berpikir Zhao Lifeng datang hanya untuk mempermalukan Li Yang karena sikapnya yang sombong. Maka, mereka semakin mencela Li Yang. Li Yang pun muak dengan kepura-puraan Lu Yu dan langsung menyerangnya. Li Qingliu lalu tampil sebagai orang bijak dan menegur Li Yang karena bertindak kasar. Saat itu juga, Li Zhengguo meminta Li Yang untuk menemui Tuan Zhao. Demi menyenangkan Zhao, dia bahkan memerintahkan Li Yang untuk segera pergi. Namun, Li Yang malah bersikap angkuh dan menolak. Tak punya pilihan lain, Li Zhengguo akhirnya harus menangani Li Qingliu lebih dulu.