Selir Yang Tidak Diinginkan
Mahasiswi modern bernama Zahra Rania secara tak sengaja masuk ke dalam dunia novel dan menjadi selir samping dari Pangeran Ketiga, Arya Mahaputra, yang ditakdirkan sebagai karakter tragis. Dalam cerita aslinya, Zahra versi asli tewas dibunuh oleh istri sah Arya, Cynthia Kirana, hanya tiga bulan setelah masuk ke kediaman kerajaan.
Demi mengubah nasib tragis itu, Zahra yang berasal dari dunia modern mulai menyusun rencana dengan hati-hati. Ia bersumpah akan naik ke puncak kekuasaan dan menjadi Permaisuri Janda Agung yang menggenggam kuasa tertinggi!
Saat pertama kali memasuki kediaman Pangeran Arya, Zahra berulang kali diingatkan oleh sang pangeran bahwa hanya Kirana lah satu-satunya cinta sejatinya, dan Zahra tak boleh menaruh harapan lebih.
Di permukaan, Zahra tampak patuh terhadap perintah Arya. Namun di balik layar, ia menggunakan strategi tarik-ulur untuk memikat hati sang pangeran, sambil membalas satu per satu serangan Kirana dan menggagalkan semua upayanya. Ia akhirnya berhasil tidur dengan Zahra dan mengandung anaknya.
Kirana, yang terus gagal menjebak Zahra dan tidak bisa memiliki keturunan sendiri, akhirnya membujuk Arya untuk mengambil dua selir tambahan. Namun, ia kemudian merebut salah satu anak dari para selir itu dan mengakuinya sebagai anaknya sendiri. Kedua selir itu mengalami nasib tragis: satu diasingkan, satu menjadi gila.
Dalam konfrontasi terakhir antara Zahra dan Kirana, Zahra menggunakan pengetahuan sains modern seperti matematika, fisika, dan kimia untuk menyingkirkan Kirana. Ia berhasil membantu putranya naik tahta sebagai kaisar, dan dirinya sendiri menjadi Permaisuri Janda Agung, mencapai puncak kekuasaan.